masukkan script iklan disini
ACEH TAMIANG | 24jamtop.com : Beredarnya opini publik tentang tertundanya dan keterlambatan penyaluran bantuan jatah hidup (Jadup) bagi korban bencana alam pada akhir tahun lalu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang tegas dan berkomitmen percepat penyalurannya.
Ketegasan tersebut disampaikan mengingat paradigma kerentanan dikalangan masyarakat terhadap munculnya isu-isu provokatif, sesungguhnya pemerintah berjibaku dalam penyelesaian hal itu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Aceh Tamiang, Ahmad Yani, S.STP, M.Si., menyampaikan bahwa terjadinya keterlambatan penyaluran jadup bukan disebabkan oleh kelalaian, tetapi adanya proses verifikasi dan validasi (Verval) data penerima yang harus dilakukan secara cermat dan telaten agar bantuan tepat sasaran.
“Penyaluran jadup harus melalui proses tahapan administrasi yang ketat dan akurat, termasuk sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan pusat. Ini penting agar tidak terjadi kesalahan penyaluran yang justru merugikan masyarakat,” jelas Ahmad Yani, S. S.T.P., M. Si., Selasa 05 Mei 2026.
Dalam hal ini, pemerintah daerah juga memastikan bahwa anggaran bantuan telah disiapkan dan saat ini berada dalam tahap akhir proses pencairan.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., mengatakan, dirinya melalui jajarannya menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan langsung terhadap proses penyaluran bantuan tersebut. Bahkan, langkah percepatan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Kami memahami kondisi masyarakat dan tidak tinggal diam. Proses ini terus kami dorong agar segera terealisasi dalam waktu dekat,” ujarnya
Selain itu, Pemkab Aceh Tamiang juga membuka ruang transparansi dengan menyampaikan perkembangan secara berkala kepada publik, sebagai bentuk akuntabilitas dan tanggung jawab kepada masyarakat.
Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersabar dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu utuh. Kolaborasi dan dukungan semua pihak dinilai penting agar proses penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dengan langkah-langkah yang sedang dilakukan, pemerintah optimis penyaluran jadup akan segera terealisasi dan dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir.*
SP.


