Iklan

Iklan

Lapas Pancur Batu Gandeng PKBM Samera Indonesia, Tingkatkan Akses Pendidikan Warga Binaan

24JAMNews
27 Januari 2026, 14:27 WIB Last Updated 2026-01-27T07:32:48Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
 
Rencana kerja sama ini dibahas dalam pertemuan antara Kepala SPNF PKBM Samera Indonesia, Laila Sari, S.Psi., M.Pd dengan Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat) Lapas Pancur Batu, Theo Panggabean, yang mewakili Kepala Lapas Tri Bowo.
 
Kerja sama ini bertujuan membuka akses pendidikan inklusif dan berkelanjutan bagi warga binaan, khususnya yang belum menyelesaikan pendidikan formal setara SD, SMP, dan SMA, melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C. Selain itu, akan ada layanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan warga binaan tertentu.
 
Perwakilan Lapas Pancur Batu menegaskan bahwa pendidikan adalah bagian penting dari pembinaan agar warga binaan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan sosial saat kembali ke masyarakat. Pendidikan kesetaraan diharapkan dapat meningkatkan kualitas diri dan peluang hidup warga binaan setelah bebas.
 
Kepala SPNF PKBM Samera Indonesia berkomitmen mendukung pendidikan nonformal di Lapas dengan pendekatan pembelajaran yang humanis, adaptif, dan berorientasi pada pemulihan serta penguatan karakter.
 
Kedua pihak berencana menindaklanjuti pertemuan ini dengan penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama teknis, termasuk pemetaan kebutuhan belajar warga binaan dan penyesuaian metode pembelajaran dengan kondisi Lapas.
 
Lapas Pancur Batu dan PKBM Samera Indonesia berharap kerja sama ini dapat mewujudkan pembinaan yang lebih bermartabat, berkeadilan, dan berkelanjutan melalui pendidikan sebagai sarana rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan.@Yan
Komentar

Tampilkan