Iklan

Iklan

Buruh Bergerak! GEBRAK Desak Penutupan Portal KIM 1 yang Dinilai Memberatkan

24JAMNews
24 April 2026, 21:29 WIB Last Updated 2026-04-24T14:29:08Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
MEDAN | 24jamtop.com : Ratusan buruh yang tergabung dalam aliansi Gerakan Buruh Berjuang (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Kawasan Industri Medan (KIM), Rabu (22/4/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap penerapan portal berbayar di pintu masuk KIM 1, Jalan KL Yos Sudarso, Kota Medan. Jum'at,24 April 2026.

Massa aksi datang dengan menggunakan mobil komando serta iring-iringan ratusan sepeda motor. Mereka menyampaikan orasi secara bergantian, menuntut agar kebijakan retribusi tersebut segera dihentikan.

Ketua DPC FSP RTMM SPSI Medan, Akhmad Rivai, SH, dalam orasinya menilai kebijakan portal berbayar tidak memiliki dasar hukum yang jelas, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Ia menyebut, penerapan biaya masuk tersebut memberatkan para pekerja yang setiap hari melintasi kawasan industri tersebut.

“Kebijakan ini mengganggu kenyamanan masyarakat dan mempersulit akses buruh menuju tempat kerja. Kami mendesak agar portal tersebut segera ditutup dan dikaji ulang,” ujar Akhmad Rivai.

Sejumlah tokoh serikat buruh turut hadir dalam aksi tersebut, di antaranya Buldozer Purba (FSP LEM SPSI Sumut), Habibul Hasan (SBNI Kota Medan), Komitan (BPC SBMI Kota Medan), Spranoto (SP LEM SPSI Kota Medan), Indra Hariadi (SPMI Sumut), serta OK Nasrun Efendi (FSP KEP SPSI Kota Medan).

Berdasarkan keterangan koordinator aksi, kebijakan portal berbayar ini sebelumnya sempat dihentikan menyusul protes serupa. Namun, pengaktifan kembali portal tersebut memicu penolakan dari buruh dan masyarakat sekitar.

Setelah melalui proses negosiasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian, perwakilan buruh akhirnya diterima oleh manajemen KIM. Dalam pertemuan tersebut, pihak manajemen menyampaikan sikap terkait tuntutan massa.

Perwakilan manajemen KIM, Taufiq, menyatakan bahwa pihaknya sepakat untuk menutup sementara portal di pintu masuk KIM 1. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah evaluasi terhadap regulasi yang berlaku serta menunggu perbaikan infrastruktur dan akses jalan di kawasan industri.@red
Komentar

Tampilkan