Iklan

Iklan

GAMI Deli Serdang Minta Aparat Usut Tuntas Kasus Penembakan Pelajar di Tanjung Morawa

24JAMNews
07 Juni 2026, 22:01 WIB Last Updated 2026-06-07T15:12:52Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Deli Serdang | 24jamtop.com : Gerakan Angkatan Muda Melayu Indonesia (GAMI) Kabupaten Deli Serdang meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penembakan yang menimpa seorang pelajar berusia 16 tahun di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.


Organisasi kepemudaan tersebut menilai peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka serius itu harus menjadi momentum bersama untuk memperkuat perlindungan anak serta menolak segala bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat.


Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris GAMI Deli Serdang, OK. Alamsyah Putra, melalui sambungan telepon, Minggu (7/6/2026). Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta terbebas dari ancaman kekerasan.


"Peristiwa ini harus menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat perlindungan terhadap anak dan menolak segala bentuk kekerasan. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama," ujar Alamsyah.


Kasus tersebut bermula pada Sabtu dini hari, 3 Mei 2026, di kawasan Jalan Sei Blumai, Kecamatan Tanjung Morawa. Berdasarkan informasi yang beredar, korban yang merupakan seorang pelajar diduga mengalami penembakan saat berada di lokasi tersebut. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif serta tindakan medis di rumah sakit.


Alamsyah menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa korban tidak hanya menjadi persoalan hukum semata, tetapi juga menjadi perhatian bersama karena menyangkut hak anak untuk memperoleh perlindungan dan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.


"Kami berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, objektif, dan transparan dalam mengungkap kasus ini sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum dan keluarga korban mendapatkan rasa keadilan," katanya.


Lebih lanjut, GAMI Deli Serdang mengajak seluruh organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga pendidikan, serta pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.


Menurutnya, upaya perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga maupun pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat guna mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak dan menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi generasi muda.


"Kita tidak ingin ada anak-anak di Deli Serdang yang hidup dalam ketakutan atau mengalami trauma berkepanjangan akibat tindakan kekerasan. Perlindungan terhadap anak adalah tanggung jawab bersama dan harus menjadi komitmen seluruh pihak," tegasnya.


GAMI Deli Serdang juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Organisasi itu berharap proses penegakan hukum dapat berjalan secara adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.


Selain itu, kasus ini diharapkan menjadi pengingat penting bagi seluruh lapisan masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan perhatian terhadap perlindungan anak di Kabupaten Deli Serdang.


"Anak-anak adalah masa depan Deli Serdang. Sudah menjadi kewajiban kita bersama memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi, dan bebas dari segala bentuk kekerasan," tutup Alamsyah Putra.@Yan

Komentar

Tampilkan