Iklan

Iklan

Deli Serdang Perkuat Relawan Redkar Lewat Pembinaan dan Simulasi Kebakaran

24JAMNews
28 Juli 2026, 18:30 WIB Last Updated 2026-07-28T11:30:32Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
DELI SERDANG | 24jamtop.com : Upaya pencegahan kebakaran tidak hanya bergantung pada kecepatan petugas pemadam saat tiba di lokasi. Kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan.
‎Atas dasar itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang, Drs. Khairul Azman, MAP, melaksanakan kegiatan pembinaan dan edukasi kepada Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Tanjung Morawa pada Senin (27/07)
‎Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan Redkar pada 18 Oktober 2025 oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri bersama Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, sebagai langkah memperkuat peran masyarakat dalam mendukung pelayanan kebakaran dan penyelamatan.
‎Dalam pembinaannya, Khairul Azman menegaskan bahwa Redkar diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah yang mampu melakukan penanganan awal secara cepat, tepat, dan aman sebelum personel pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
‎"Relawan harus memiliki semangat Responsif, Response Time, dan Responsibility. Tiga prinsip ini menjadi fondasi agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat sekaligus meminimalkan risiko korban maupun kerugian akibat kebakaran," ujarnya.
‎Para peserta mendapatkan materi mengenai tugas dan fungsi pemadam kebakaran, langkah awal menghadapi kebakaran, hingga pentingnya response time. Semakin cepat tindakan awal dilakukan dengan prosedur yang benar, semakin besar peluang kebakaran dapat dikendalikan sebelum membesar.
‎Tidak hanya teori, para relawan juga mengikuti praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), simulasi penanganan kebakaran akibat kebocoran kompor gas, serta latihan evakuasi secara aman. Seluruh kegiatan berlangsung interaktif dengan tetap mengedepankan disiplin dan keselamatan kerja.
‎Selain penanggulangan kebakaran, Redkar juga dibekali pengetahuan mengenai klasifikasi kebakaran, potensi bahaya di lingkungan permukiman, serta teknik penanganan hewan liar, hewan buas, dan hewan berbisa yang kerap meresahkan masyarakat.
‎Kepada seluruh REDKAR T se kabupaten Deli Serdang telah di fasilitasi BPJS ketenagakerjaan oleh Pemerintah Kabupaten atas arahan Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan.
‎Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Deli Serdang menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025 hingga Semester I Tahun 2026, laporan penyelamatan yang paling sering diterima justru berasal dari evakuasi tawon dan ular. Kondisi ini menunjukkan bahwa tugas petugas pemadam tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memberikan layanan penyelamatan untuk berbagai kondisi darurat yang mengancam keselamatan warga.
‎Melalui pembinaan Redkar, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan dasar menghadapi situasi darurat. Edukasi semacam ini menjadi investasi penting dalam membangun budaya sadar keselamatan, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penonton ketika terjadi bencana, tetapi mampu bertindak dengan benar sambil menunggu petugas tiba di lokasi.
‎Dengan sinergi antara pemerintah, petugas pemadam, dan Relawan Redkar, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai keadaan darurat demi melindungi jiwa serta harta benda masyarakat.@Yan
Komentar

Tampilkan