masukkan script iklan disini
DELI SERDANG | 24jamtop.com : Suasana senyap di Dusun II, Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, mendadak berubah menjadi horor pada Jumat dini hari (3/4). Di saat warga terlelap, "Si Jago Merah" mengamuk hebat, melalap sebuah rumah permanen yang juga berfungsi sebagai showroom dan pangkalan gas.
Malam yang tenang koyak sekira pukul 00.30 WIB. Muhammad Yasin (43), salah satu penghuni rumah, tersentak saat melihat lidah api sudah menari-nari di atas plafon rumah milik Mulianta Sembiring (53).
Dalam kepanikan luar biasa, Yasin berteriak histeris membangunkan anak dan istrinya yang tengah terlelap. Sambil menyelamatkan keluarga, ia menjerit meminta tolong kepada warga sekitar. Percikan aliran listrik yang terlihat di atap rumah membuat situasi kian genting.
"Api sangat cepat membesar. Saya lihat percikan listrik dan langsung teriak bangunkan keluarga agar segera keluar," ungkapnya.
Tanpa terkomando, warga yang terjaga langsung berhamburan membawa ember dan peralatan seadanya. Upaya pemadaman manual dilakukan secara heroik di tengah ancaman api yang nyaris menyambar tabung-tabung gas di pangkalan tersebut.
Meski tidak ada korban jiwa, dampak materiil dari musibah ini sangat memilukan. Pemilik rumah, Mulianta Sembiring, yang baru tiba di lokasi sekira pukul 01.00 WIB hanya bisa terpaku melihat tempat tinggal nya yang ludes.
Sebanyak 2 unit truk Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Deli Serdang tiba di lokasi sekira pukul 01.20 WIB. Petugas langsung berjibaku memutus jalur api agar tidak menyambar tangki gas dan bangunan showroom lebih luas lagi.
Setelah hampir satu jam berjuang melawan kobaran api, petugas berhasil mengendalikan situasi pada pukul 02.15 WIB. Akibat musibah ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, meliputi 1 unit rumah permanen beserta seluruh perabotan rumah tangga dan 4 unit sepeda motor yang hangus terbakar dengan jenis 1 unit Yamaha Vega, 1 unit Honda Genio dan 2 unit Honda Vario.
Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sujarwo, S.Psi., M.H., membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.
"Benar telah terjadi kebakaran satu unit rumah. Dugaan sementara api berasal dari arus pendek atau korsleting listrik. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Iptu Sujarwo.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi (Police Line) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Petugas juga tengah menunggu tim Inafis guna melakukan olah TKP lanjutan.
Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan rutin melakukan pengecekan berkala terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya hal serupa di kemudian hari.@Yan



