Iklan

Iklan

Cegah Banjir Berulang, Bupati Aceh Tamiang Minta Pusat Segera Normalisasi Sungai Tamiang

24JAMNews
05 Agustus 2026, 12:31 WIB Last Updated 2026-08-05T05:31:04Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
ACEH TAMIANG | 24jamtop.com : : Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, meminta pemerintah pusat untuk segera merealisasikan normalisasi Sungai Tamiang. Langkah tersebut dinilai krusial untuk mencegah banjir berulang akibat pendangkalan dan erosi, sekaligus melindungi hasil pembangunan serta upaya pemulihan pascabencana yang sedang berjalan di wilayah tersebut.

“Kami sangat mengharapkan Sungai Tamiang segera ditangani dan dinormalisasi karena terdapat pendangkalan serta erosi di beberapa lokasi. Kami khawatir ketika curah hujan tinggi kembali terjadi di hulu, Aceh Tamiang akan mengalami banjir lagi dan apa yang telah kita bangun menjadi sia-sia,” kata Bupati Armia saat meninjau Posko Satgas pemulihan pascabencana daerah bersama Wakil Kepala Posko Nasional Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas PRR) Sumatera, Selasa (4/8/26).

Bupati Armia menjelaskan, Aceh Tamiang saat ini masih berada dalam masa transisi darurat menuju pemulihan hingga 25 Agustus 2026. Pemerintah daerah, jelasnya, tengah menyiapkan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi mengacu pada Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

Sejumlah kementerian sudah mulai meluncurkan program pemulihan di daerah tersebut, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Selain itu, Pemkab Aceh Tamiang telah menerima tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp. 36,8 miliar.

“Anggaran TKD tersebut dimanfaatkan untuk merehabilitasi kantor perangkat daerah yang rusak berat, perbaikan fisik bangunan, hingga pengadaan peralatan kerja dan mebel demi memulihkan pelayanan publik,” tambahnya menjelaskan.

Merespons permintaan Pemkab Aceh Tamiang, Wakil Kepala Posko Nasional Satgas PRR Sumatera, Marsma TNI Ridha Gunawan menyatakan siap mengawal usulan normalisasi Sungai Tamiang ke tingkat pusat. Normalisasi ini dipandang sebagai solusi jangka panjang agar infrastruktur, pemukiman, dan roda ekonomi warga tak kembali lumpuh akibat luapan air sungai dari kawasan hulu.

Dalam pada itu Ridha Hermawan, menegaskan usulan tersebut menjadi salah satu prioritas utama yang siap ditindaklanjuti.

“Atensi dan sasaran prioritas yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, terutama terkait normalisasi sungai, akan kami laporkan kepada Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian untuk ditindaklanjuti bersama kementerian dan lembaga yang berwenang,” ujar Ridha.

Ia menambahkan, penanganan Sungai Tamiang memerlukan skema terpadu yang mencakup survei alur sungai, pengerukan sedimentasi, penanganan titik erosi, penguatan tanggul kritis, hingga pembenahan sistem pengendalian banjir.

Langkah teknis awal sebenarnya telah berjalan. Balai Teknik Sungai Kementerian Pekerjaan Umum telah menyurvei alur sungai sepanjang 30 kilometer dari Desa Marlempang, Kampung Raja, hingga muara di Kampung Kuala Peunaga sebagai dasar penyusunan data teknis. Ditjen Sumber Daya Air KemenPU bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I juga telah memetakan sejumlah titik kerusakan tanggul yang mengancam kawasan permukiman di sepanjang bantaran sungai. 

SP.
Komentar

Tampilkan