Iklan

Iklan

Diduga Sakit dan Kelaparan, Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Blok 8 Deli Serdang

24JAMNews
08 Agustus 2026, 19:20 WIB Last Updated 2026-08-08T12:20:40Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

DELI SERDANG | 24jamtop.com : Warga Blok 8, Dusun VIII, Desa Serdang, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi sudah meninggal dunia, Sabtu (8/8/2026) pagi.


Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Awalnya, seorang warga yang melintas melihat sosok laki-laki dewasa tergeletak di tepi jalan. Warga kemudian menghubungi Kepala Dusun VIII, Edward Sianturi, untuk memastikan kondisi pria tersebut.


Setibanya di lokasi, Edward mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Serdang, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Beringin.


Personel piket Polsek Beringin segera mendatangi lokasi kejadian dan menghubungi Tim INAFIS Satreskrim Polresta Deli Serdang untuk melakukan pemeriksaan serta identifikasi terhadap korban.


Hasil identifikasi di lokasi mengungkap bahwa korban diketahui bernama Herson (65), seorang wiraswasta, warga Jalan Pimpinan Gang Perkauman No. 8, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera Utara.


Petugas bersama Tim INAFIS kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


Informasi mengenai korban yang diduga mengalami kondisi lemas atau kelaparan masih menjadi dugaan awal dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian. Untuk memastikan penyebab meninggalnya korban, jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.


Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Isral, S.I.K., M.H., melalui Kanit Identifikasi Satreskrim Polresta Deli Serdang Iptu Heru Ardiansyah, S.H., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.


“Kita tunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Dari identifikasi sementara, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun demikian, untuk memastikan penyebab kematiannya, kita tetap menunggu hasil pemeriksaan medis. Jenazah sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujar Iptu Heru.


Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan medis nantinya akan menjadi salah satu dasar untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.


Penemuan tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar. Namun, hingga saat ini kepolisian belum menemukan indikasi adanya tindak kekerasan terhadap korban.


Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas, keluarga, maupun informasi terkait aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia agar dapat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.@Yan

Komentar

Tampilkan