Iklan

Iklan

Eksekusi Lahan Al Wasliyah Tertunda, Situasi Menjadi Ricuh

24JAMNews
30 Oktober 2026, 07:30 WIB Last Updated 2026-10-30T00:30:56Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
DELI SERDANG | 24jamtop.com : Warga masyarakat Jalan serbaguna tepatnya di Pasar lV Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli menolak Eksekusi di lakukan oleh pihak Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. Kamis (29/10/2026). 

Pantauan awak media di lokasi Eksekusi berakhir ricuh, ratusan aparat kepolisian, TNI maupun satpol PP mulai bergerak menuju lokasi lahan yang hendak di eksekusi, namun situasi di lokasi tidak menjadi kondusif.

Eksekusi berakhir ricuh, warga masyarakat membakar ban bekas dan melempari aparat kepolisian untuk masuk kelokasi lahan Al wasliyah yang mau di eksekusi.

Pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan menghimbau kepada warga masyarakat, agar pelaksanaan dan pengamanan eksikusi dari Pengadilan Negeri Lubuk Pakam sudah berkomunikasi dengan orang yang di tuakan, namun himbauan tersebut di sambut dengan lemparan batu, lemparan botol kaca, bom molotov hingga bahan bakar minyak pertalite dalam botol juga di lemparkan kepada pihak kepolisian.

Aparat kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan juga menghimbau agar tindakan kekerasan dari warga masyarakat yang menghujani lemparan segera di hentikan, himbauan tersebut semangkin membabi buta kepada pihak kepolisian.

Sejumlah anggota dari satuan Brimob Polda Sumatera Utata yang di perbantukan untuk mengamankan eksikusi mengalami cedera akibat lemparan bom molotov dan batu di lokasi lahan Al wasliyah seluas 32 Hektar.

Juru sita Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam Ivan Endah di dampingi Panitera menyebutkan pihaknya mempertimbangan, agar menghindari jatuhnya banyak korban dalam eksekusi, di tunda sampai batas yang belum ditentukan.

Ivan Endah juga berpesan dan menjaga agar situasi menjadi kondusif, mengenai tanah itu berdasarkan putusan milik Al wasliyah seluas 32 Hektar.

Lebih lanjut ia menyebutkan untuk pelaksanaan eksekusi selanjutnya pihaknya berkonsultasi dengan pihak keamanan untuk menetapkan tindak selanjutnya.@red
Komentar

Tampilkan