Iklan

Iklan

Yayasan Amelia Sumut Gelar Mobile Clinic dan Pemeriksaan HIV bagi Warga Binaan

24JAMNews
27 Oktober 2026, 21:28 WIB Last Updated 2026-10-27T14:28:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
DELI SERDANG | 24jamtop.com : Yayasan Amelia Sumatera Utara menggelar kegiatan mobile clinic, edukasi, dan pemeriksaan HIV bagi warga binaan di Panti Rehabilitasi Yayasan Amelia Sumatera Utara, Jalan Sentosa, Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Puskesmas Lubuk Pakam serta petugas lapangan (outreach worker) HIV/AIDS Program Global Fund melalui Yayasan Caritas KAM. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman warga binaan mengenai HIV/AIDS, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penularan.

Pimpinan Yayasan Amelia Sumatera Utara, Sarwan Perangin-Angin, ST., MH., turut mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga binaan selama menjalani proses rehabilitasi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai cara penularan HIV, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan. Layanan ini juga diharapkan dapat membantu peserta memperoleh informasi yang benar dan mengakses tindak lanjut medis apabila diperlukan.

Selain meningkatkan kesadaran kesehatan, edukasi ini menjadi langkah penting untuk mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHIV). Pemahaman yang tepat diharapkan mampu membangun lingkungan rehabilitasi yang lebih peduli, inklusif, serta menghormati hak dan kerahasiaan setiap individu.

Kolaborasi antara Yayasan Amelia Sumatera Utara, Puskesmas Lubuk Pakam, dan Yayasan Caritas KAM melalui program Global Fund menunjukkan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam memperluas akses edukasi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk warga binaan di panti rehabilitasi.

Melalui kegiatan mobile clinic ini, Yayasan Amelia Sumatera Utara berharap kesadaran terhadap pencegahan HIV/AIDS semakin meningkat. Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses rehabilitasi tidak hanya berfokus pada pemulihan, tetapi juga mencakup perhatian terhadap kesehatan, pengetahuan, dan kualitas hidup warga binaan.@Yan
Komentar

Tampilkan