Iklan

Iklan

Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol P Armia Pahmi MH Buka Pelatihan Skills Development Center

24JAMNews
23 Mei 2026, 15:54 WIB Last Updated 2026-05-23T08:54:47Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
ACEH TAMIANG | 24jamtop.com : Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tamiang menggelar  Pelatihan Kompetensi program Skills Development Center(SDC). 

Program yang bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan dibuka langsung Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH di aula Setdakab, Jum’at, (22/05/2026).

Pelatihan Skill Development Center (SDC) adalah langkah nyata pemerintah daerah untuk membentuk generasi muda Aceh Tamiang yang terampil, unggul, dan tangguh dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

Program ini memang ditargetkan untuk menekan angka pengangguran dan membekali generasi muda dengan kompetensi kerja bersertifikat, sehingga mereka siap menghadapi persaingan global maupun menjadi wirausahawan pencipta lapangan kerja baru.

“Dunia sudah berubah, kehidupan ke depan semakin menantang dan kompetitif. Gali potensi diri dan harus ada kemampuan sendiri jangan hanya berharap kepad orang lain serta manfaatkan teknologi,” tutur Bupati dalam sambutannya. 

Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendorong dan ingin merubah polapikir (mindset) masyarakat kita, khususnya generasi muda Aceh Tamiang, agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, namun memiliki motivasi dan keahlian untuk menciptakan lapangan pekerjaaan sendiri (wirausaha), dengan salah satu ikhtiar yakni melaksanakan pelatihankompetensi program SDC ini.

“Ingat, Hidup itu pilihan. Tujuan hidup kita mencari kebahagianaan, kesuksesan lahir batin. Namun setiap langkah yang diambil harus dipikirkan baik dan buruknya,” pesan Bupati kepada para peserta. 

Berdasarkan laporan Kepala Disnakertrans, Rafe’i, sebanyak 32 peserta akan mengikuti pelatihan bakery, 16 peserta mengikuti pelatihan menjahit dan 16 peserta akan mengikuti pelatihan operator drone mulai awal bulan Juni di  BBPVP Medan selama 26 hari.

“Peserta nanti akan tinggal di Balai Pelatihan, akan mendapatkan konsumsi, uang saku, pakaian praktek, biaya laundry dan sertifikat BNSP,” ucap Rafe’i. 

Pemerintah Daerah akan selalu hadir untuk menjembatani kebutuhan antara dunia pendidikan, dunia usaha dan masyarakat, kegiatan ini tidak berhenti hanya sebataspelatihan saja, akan tetapi mencakup sertifikasi hingga penempatan kerja ataupemberian modal usaha.
 
Program ini terbuka bagi semua kalangan, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam meningkatkan taraf hidup. 

SP
Komentar

Tampilkan