BATAM | 24jamtop.com : Semarak Milad Ke-7 Perkumpulan Urang Banten (PUB) kota Batam yang di selenggarakan pada hari Minggu 21 September 2025, bertempat di Mall Botania 2 Batam Centre, kota Batam.
Acara Milad PUB ke-7 dihadiri oleh Polresta Barelang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI Ir. Ria Saptarika, DPRD Provinsi Kepri Wahyu Wahyudin, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Aludin Andi, SE, M.M, Walikota Batam yang diwakili oleh Kasatpol PP Imam Tohari, Ketua Panitia Acara PUB Jali Awwaluddin, dan Ketua PUB kota Batam Herru Santoso.
Selain itu, hadir juga Ketua PUB Provinsi Kepri Supriyadi, perwakilan LAM kota Batam, Ketua IKKB kota Batam Deni Indra Mahyudin atau panggilan Godeng beserta dengan anggota, serta para ketua - ketua ormas dan paguyuban - paguyuban kota batam.
Sambutan yang diberikan Ketua Paguyuban Urang Banten (PUB) kota Batam Herru Santoso dalam penyambutan ia menyampaikan bahwa warga banten yang ada di kota batam agar selalu melangkah dengan budaya bersatu dalam tradisi.
"Warga Banten yang ada di kota Batam ini kita berharap akan selalu melangkah dengan budaya yang bersatu dalam tradisi, sesuai tema, "Tujuh Tahun Melangkah dengan Budaya Bersatu dalam Tradisi” ini yang kita bangun bersama, "ujar Ketua PUB kota Batam Herru Santoso.
Herru Santoso juga menambahkan, "Milad yang Ke-7 ini bukan hanya sekedar silaturahmi bagi warga Banten yang ada diwilayah provinsi Kepri ini, tentunya dengan acara Milad ini kita semua dapat melihat betapa kaya seni dan budaya kita ini.
"Tujuh tahun perjalanan Paguyuban Urang Banten (PUB) adalah bukti dari kebersamaan, persatuan, dan semangat dalam menjaga tradisi urang Banten. Dengan melalui Milad ini kami ingin menguatkan nilai persaudaraan sekaligus melestarikan warisan seni budaya, "ungkap Herru Santoso.
Beragam kesenian dan kebudayaan ditampilkan dalam menyemarakan Milad yang Ke-7 Paguyuban Urang Banten (PUB), diantaranya adalah Debus kesenian khas Banten, tari tunggal Dayak Kalimantan IKKB, Jaipongan dari Garut, Ondel - Ondel dari Fosiwaja, Kuntau Semende, serta ngaji dan nyanyian dari warga binaan ODGJ Yayasan Muhammad Al-Fateh kota Batam.
Selain dari kesenian dan budaya yang ditampilkan, acara tersebut juga mengadakan Bhakti sosial, yakni pembagian sembako kepada yatim piatu dan lansia, serta warga yang kurang mampu.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Perkumpulan Urang Banten (PUB) Provinsi Kepri Supriyadi juga menyampaikan bahwa momentum milad PUB yang Ke-7 cenderung pada konsep konsolidasi internal dalam menerapkan prinsip, yakni Kabula, kabale dan Kabalandongan. Konsep ini menjadi spirit urang Banten menjalankan kehidupan di perantauan. Selain itu, dimana pun orang Banten harus tetap bersatu, dan memiliki arti yang lebih specifik dan sebagai urang Banten harus bisa bekerja dengan profesional.
"Konsep tersebut tujuannya adalah untuk membentuk karakter yang baik, menjalin hubungan positif, menciptakan warga yang berasal dari Banten di Provinsi Kepri, yang khususnya warga Banten yang ada di kota Batam ini untuk menuju pada kesejahteraan bersama-sama, "tegas Supriyadi.
Perayaan Milad Paguyuban Urang Banten (PUB) Ke-7 berlangsung dengan meriah. Perayaan Milad PUB yang Ke-7 menjadi momentum refleksi bagi seluruh anggota PUB untuk mempererat persaudaraan dan semangat untuk PUB terus merangkul satu sama lain.
"Dengan persatuan yang kuat, kita akan mampu beradaptasi serta berkontribusi untuk lebih luas pada masyarakat diwilayah Provinsi Kepri, menjadi mitra pemerintah dalam membangun wilayah Kepri yang lebih baik. Paguyuban Urang Banten (PUB) menjadi wadah bagi warga Banten di tanah rantau untuk saling berbagi, bersinergi, memberi dampak positif di sekitarnya, "ujar Supriyadi. *(Godeng)*










